Duo Mahasiswa FE UNSOED Debat di Oxford University

Printer-friendly versionSend by emailPDF version

Oxford Inter Varsity merupakan kesempatan yang pertama kali yang di dapat oleh UNSOED untuk ikut serta dalam perlombaan tingkat dunia khususnya di bidang debat. Oxford Inter Varsity sendiri telah dilaksanakan pada tanggal 7-9 November 2013 dan dilanjutkan Oxford Tour bersama Oxford Union pada tanggal 10-11 November 2013. Pada gelaran bergengsi yang berlangsung di Oxford University, Inggris tersebut, UNSOED mengirimkan dua orang delegasi yang berasal dari Fakultas Ekonomi UNSOED. Mereka adalah Alan Afriyanto, mahasiswa Jurusan Akuntansi angkatan 2010 dan Kiky Berty Apriana Saragi mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan angkatan 2010.Dalam rilis yang diterima redaksi www.feb.unsoed.ac.id, Alan dan Kiky berbagi cerita tentang pengalaman mereka selama berada di negeri Liverpool. Oxford Inter Varsity merupakan salah satu debat bahasa Inggris paling prestisius di dunia yang diselenggarakan oleh Oxford University, Inggris. “Skala perlombaan ini adalah tingkat dunia”, tutur Alan.

Terdapat140 universitas dari seluruh dunia yang mendapatkan invitation letter dari Oxford University. Delegasi yang hadir berasal dari berbagai benua, diantaranya dari benua Australia ada Monash University, dari benua Asia ada University of Bangladesh, University of Beijing dan Universitas Jenderal Soedirman. Dari Benua Amerika ada University of  Toronto Kanada dan University of  Harvard. Sedangkan dari benua Eropa ada University of Cambridge, University of Sweden, University of Porto, dan masih banyak universitas top dunia lainnya.

“Didalam perlombaan ini kami memang belum bias breaking maupun mendapatkan juara,namun setidaknya kami telah mencoba melakukan yang terbaik”, ujar Kiky. Tim UNSOED pernah mengalahkan University of Bangladesh, University of Sweden dan University of Beijing.Namun untuk berkompetisi melawan universitas dimana Bahasa Inggris menjadi bahasa pertamanya seperti University of Cambridge dan University of Toronto, tim kita masih memerlukan usaha yang lebih keras. Belum lagi mereka memiliki sejarah debat yang jauh lebih panjang dari pada UNSOED. Namun ada pelajaran yang bisa kita petik dari sana yaitu didalam berdebat janganlah terlalu emosional, disarankan untuk tetap menggunakan rumus AREL (assertion, reason, evidence dan link back). Lalu jangan lupa untuk banyak membaca first principle dan berita-berita terbaru.

Alan dan Kiky menyadari bahwa hasil yang diperoleh di Oxford belum terlalu membanggakan bagi Universitas tercinta kita ini. Namun semoga pengalaman Oxford Inter Varsity yang mereka bagikan ini bias menjadi pelecut semangat bagi para pendebatUNSOED untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi di tingkat dunia. Alan dan Kiky juga mengucapkan terimakasih kepada sejumlah pihak yang telah mendukung keberangkatan mereka ke Inggris, seperti DIKTI, Perusahaan Gas Negara, alumni UNSOED, FE UNSOED serta Universitas Jenderal Soedirman. Sukses untuk para Jawara Debat FE UNSOED. (pras)