Kemitraan FEB UNSOED dan KANIM Kelas II Cilacap

Printer-friendly versionSend by email

Geliat menuju universitas berkelas dunia semakin terasa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman. Hal ini terlihat dari banyaknya aktifitas yang melibatkan mahasiswa, peneliti maupun dosen asing di berbagai kegiatan akademik dan sosial budaya yang dijalankan oleh Program Internasional FEB UNSOED. Berbagai aktifitas tersebut diantaranya kegiatan pertukaran mahasiswa, seminar/ konferensi internasional, joint research maupun kuliah tamu dari universitas mitra di luar negeri. Praktis segala aktifitas tersebut berkaitan erat dengan perijinan keimigrasian bagi orang asing selama berada di Indonesia. Untuk itu FEB UNSOED telah lama menjalin hubungan kemitraan yang sangat baik dengan Kantor Imigrasi (KANIM) Kelas II Cilacap dalam rangka layanan keimigrasian mahasiswa maupun dosen asing. Selama ini pengurusan layanan keimigrasian yang dilakukan oleh Program Internasional FEB UNSOED meliputi permohonan paspor bagi mahasiswa dan staf FEB UNSOED yang akan mengikuti kegiatan akademik di luar negeri, permohonan/ perpanjangan Visa Kunjungan Sosial Budaya (VKSB) dan Ijin Tinggal Terbatas (ITAS) bagi mahasiswa dan staf universitas mitra yang berkunjung ke UNSOED serta Exit Permit Only (EPO) bagi mahasiswa asing yang telah menyelesaikan kuliahnya di UNSOED dan akan kembali lagi ke negara asalnya.

Proses layanan keimigrasian yang diberikan oleh KANIM Kelas II Cilacap saat ini sudah sangat baik. Berbagai fasilitas penunjang layanan publik telah tersedia seperti gedung yang sangat representatif dengan lahan parkir yang sangat luas, ruang pelayanan yang nyaman dilengkapi sistem nomor antrian foto paspor yang terhubung dengan layar monitor, serta loket pelayanan yang menyatu dengan ruang tunggu pemohon layanan keimigrasian. 

Disamping infrastruktur fisik, KANIM Kelas II Cilacap juga telah menerapkan sistem informasi dan teknologi dengan baik, seperti layanan permohonan paspor dan ijin tinggal secara online. Melalui layanan online ini masyarakat sangat dimudahkan dalam melakukan permohonan layanan keimigrasian. Efektifitas dan efisiensi waktu layanan rupanya sangat diperhatikan oleh KANIM Kelas II Cilacap dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Kepastian persyaratan dokumen keimigrasian, biaya dan waktu pengurusan dokumen saat ini sudah sesuai dengan standar layanan yang ditetapkan Ditjen Imigrasi. Berdasarkan pengalaman yang ada, standar waktu dan kualitas layanan yang berlaku di KANIM Kelas II Cilacap semakin baik dari waktu ke waktu, sehingga hal ini mendapatkan apresiasi yang baik pula dari masyarakat termasuk warga negara asing (WNA) yang berada di Universitas Jenderal Soedirman dalam rangka kegiatan akademik dan sosial budaya. Stigma negatif di masa lalu bahwa imigrasi lekat dengan pungli, sama sekali tidak pernah kami alami selama pengurusan dokumen keimigrasian. Semoga kemitraan yang telah terjalin dengan baik antara FEB UNSOED dan KANIM Kelas II Cilacap akan tetap terjaga di masa yang akan datang. (pras)