Menatap Indonesia Masa Depan

Printer-friendly versionSend by emailPDF version

PURWOKERTO, feb.unsoed.ac.id - Indonesia sebagai negara yang sangat kaya dengan keanekaragaman suku bangsa, pulau, dan kekayaan alam yang berlimpah, harus lebih bijaksana dalam memanfaatkan dan menjaga kekayaannya.

Dengan mengangkat tema ‘Menatap Indonesia Masa Depan’ , gelaran dialog ini dilaksanakan di gedung Roedhiro Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Hadir pada gelaran ini ketua MPR RI yang langsung disambut oleh Rektor UNSOED, Dr.Ir Achmad Iqbal, M.Si beserta pimpinan UNSOED, Presiden BEM UNSOED, Muhammad Ali Husein, dan Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein.  Ketua MPR hadir juga bersama anggota DPR RI Yayuk Basuki, Amalia Fatma, dan Lucky Hakim. Kamis(3/9).

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di hadapan para mahasiswa mengatakan bahwa "Indonesia adalah negara yang kaya raya, bahkan nyaris tidak ada negara yang sekaya indonesia. Untuk kepulauan saja lebih dari 17.000" tegasnya. 

Lanjutnya, beberapa daerah di Tanah Air yang memiliki potensi sektor kelautan dan perikanan, antara lain Raja Ampat (Papua Barat), Nusa Peninda (Bali), serta Wakatobi (Sulawesi Tenggara). Zulkifli menyayangkan bahwa kekayaan itu tidak diikuti rasa syukur yang memadai, maka kekayaan Indonesia yang banyak itu dengan mudah diambil alih oleh orang lain tanpa diketahui bangsa Indonesia sendiri.

Ketatanegaraan, sumber daya manusia, dan pembangunan karakter adalah tiga modal penting yang akan menentukan keberhasilan Indonesia di Masa Depan, ungkap Zulkifli. Perlunya peran para anak-anak muda yang berpendidikan tinggi, dengan harapan memiliki kemampuan untuk berkontribusi pada pembangunan. (ipunk)