Pemaparan Visi Misi Calon Dekan FEB

Printer-friendly versionSend by email

Hari ini bertempat di Auditorium Lt3 Gedung Roedhiro telah dilaksanakan pemaparan visi misi calon dekan.  Prof. Dr. Suliyanto, MM sebagai calon tunggal memaparkan visi misinya dihadapan Pimpinan Universitas yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Mas Yedi Sumaryadi, MS, anggota senat fakultas, tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Prof. Dr. Suliyanto, MM lebih suka menyebut pemaparan visi misinya sebagai program kerja calon dekan, mengacu pada visi FEB Tahun 2020 yaitu unggul dalam pengembangan ipteks yang berorientasi pada bisnis dan perekonomian daerah maka FEB dihadapkan pada empat kondisi yang harus dihadapi yaitu: Isu-isu strategis yang dihadapi, bidang focus rencana kerja, masalah untuk setiap bidang kerja dan program kerja untuk setiap bidang.

Terdapat Sembilan isu strategis yang dihadapi FEB Unsoed yaitu: tata pamong yang baik, mahasiswa yang berkualitas dan jaringan alumni yang kuat, sumberdaya manusia yang berkualitas, budaya mutu akademik yang baik, sarana dan prasarana yang baik dan terawat, kemandirian dan akuntabilitas keuangan, memiliki luaran penelitian dan pengabdian masyarakat yang bereputasi, jejaring kerjasama yang luas dan menguntungkan, dan system informasi yang baik. Berdasarkan sembilan isu strategis tersebut, Prof. Dr. Suliyanto, MM menyusun Sembilan program kerja yaitu bidang: tata pamong, mahasiswa dan lulusan, sumberdaya manusia, akademik, sarana dan prasarana, keuangan, penelitian dan pengabdian masyarakat, kerjasama, dan sistem informasi.

Berdasarkan uraian sembilan bidang kerja tersebut maka Prof .Dr. Suliyanto, MM juga menentukan target kinerja untuk jabatan wakil dekan bidang akademik, wakil dekan bidang umum dan keuangan, wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni yang nantinya akan mendampingi jabatan dekan terpilih.

Pada sesi tanya jawab yang dipandu oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Drs. Mafudi, M.Si, Ak terdapat beberapa penanya yaitu antara lain Dr. Haryadi, M.Sc mengenai integrasi pengelolaan pascasarjana lebih baik mengacu pada perkembangan keilmuan. Dr. Pramono Hari Adi, MS menyoroti mengenai pentingnya memperhatikan aspek makro dalam pengelolaan FEB Unsoed terutama dalam upaya kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri. Drs. Havid Sularso, MM, Ak menyampaikan saran mengenai upaya peningkatan penerimaan pendapatan FEB melalui RGA/ RGU juga pentingnya peran tenaga kependidikan dalam menunjang kinerja FEB. Sementara itu Presiden BEM FEB Rizqa Sulaiman Wibisono menyampaikan aspirasi mengenai optimalisasi sarana dan prasarana FEB terutama dalam meningkatkan kegiatan mahasiswa.

Maju Terus Pantang Menyerah