PURWOKERTO — Laboratorium Tax Center bekerja sama dengan Laboratorium Koperasi dan Kolaborasi Bisnis (Lab Kop & KB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman sukses menyelenggarakan edukasi bertajuk “Business Development Services (BDS) 2026” pada Selasa (2/6/2026). Bertempat di Auditorium Gedung Roedhiro Lantai 3, acara akademik ini dihadiri oleh 110 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelaku UMKM, serta pengurus Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Banyumas.
Mengusung tema “Menyusun Fondasi Koperasi Desa yang Sehat, Transparan, dan Adaptif terhadap Coretax”, kegiatan ini dirancang sebagai bentuk respons atas transformasi sistem administrasi perpajakan digital di Indonesia. Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FEB Unsoed, Bapak Dian Purnomo Jati, S.E., M.Sc., yang ditandai dengan pemukulan gong. Simbolis tersebut sekaligus meresmikan pembukaan bazar UMKM yang berlangsung selama dua hari di Hall Gedung Roedhiro. Bazar tahun ini turut dimeriahkan oleh kehadiran 10 UMKM yang berpartisipasi menjajakan produk mereka.
Sesi pemaparan materi dipandu langsung oleh Koordinator Lab Kop & KB, Ibu Dr. Eliada Herwiyanti, S.E., M.Si., Ak., CA., selaku moderator. Diskusi berjalan komprehensif dengan kehadiran tiga narasumber ahli di bidangnya. Materi pertama mengenai “Membangun Tata Kelola Koperasi Desa yang Sehat dan Transparan” dikupas tuntas oleh Bapak Firdaus Putra, HC. dari Komite Eksekutif ICCI. Selanjutnya, pemaparan mengenai pentingnya “Transparansi Pelaporan Keuangan Koperasi Desa sebagai Fondasi Kesiapan Coretax” disampaikan secara mendalam oleh Prof. Dr. Christina Tri Setyorini, S.E., M.Si., Ak., CA.. Terakhir, urgensi “Implementasi Coretax dalam Administrasi Perpajakan Koperasi dan UMKM” dibawakan langsung oleh Ibu Ajeng Restuti, S.E., perwakilan dari KPP Pratama Purwokerto.
“Melalui BDS ini, diharapkan peserta mampu mendapatkan edukasi dan dapat menjadi bahan diskusi mengenai cara membangun usaha yang sehat, transparan, dan juga berkelanjutan,” ujar panitia penyelenggara. Pemahaman mendalam terkait akuntansi koperasi dan pengelolaan keuangan diharapkan dapat langsung diimplementasikan oleh para pelaku UMKM dan pengelola koperasi.
Antusiasme peserta terlihat di penghujung acara melalui interaksi aktif pada sesi tanya jawab. Kegiatan kemudian ditutup dengan arahan pengisian presensi digital terintegrasi untuk penerbitan sertifikat bagi seluruh peserta yang hadir.
Tentang Penyelenggara Business Development Services (BDS) 2026 merupakan program kolaborasi strategis antara Laboratorium Tax Center (dibantu Relawan Pajak untuk Negeri/Renjani) dan Laboratorium Koperasi dan Kolaborasi Bisnis (Lab Kop & KB) FEB Unsoed. Program ini merupakan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada penguatan perekonomian desa, pemberdayaan UMKM, dan literasi perpajakan di era digital.


