Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Ekonomi FEB UNSOED. Salah satu mahasiswinya, Arini Muzayanah, berhasil mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dalam ajang PAI FAIR 2025. Dalam kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI tersebut, Arini sukses meraih Juara III kategori Poster Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum, menyisihkan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Capaian ini diraih setelah Arini mengikuti rangkaian kompetisi yang puncaknya diselenggarakan di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, pada 30 November hingga 3 Desember 2025. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Pendidikan Ekonomi memiliki kompetensi yang luas dan mampu bersaing lintas disiplin ilmu, khususnya dalam bidang seni dan keagamaan.
Dalam babak grand final yang mempertemukan lima finalis terbaik, Arini mempresentasikan karya poster berjudul “Islam Agama Cinta: Dari Alam, Untuk Kemanusiaan, Menuju Peradaban.” Karya ini dinilai memiliki kedalaman makna yang relevan dengan semangat moderasi beragama. Arini menjelaskan bahwa tema posternya berfokus pada nilai Rahmatan Lil ‘Alamin. Melalui visualisasinya, ia menyampaikan pesan bahwa Islam adalah jalan hidup yang penuh cinta: mencakup cinta alam dengan menjaga lingkungan, cinta kemanusiaan melalui toleransi dan empati, serta cinta peradaban dengan mendorong ilmu pengetahuan dan inovasi. Narasi inilah yang berhasil meyakinkan dewan juri.
Perjalanan Arini menuju podium juara diwarnai dengan berbagai tantangan. Selain harus beradaptasi dengan lingkungan baru dan menjaga kondisi kesehatan fisik, ia juga menghadapi tekanan mental yang cukup besar saat terpilih sebagai peserta yang harus tampil pertama kali di hadapan dewan juri. “Tantangan terbesarnya adalah menjaga kesehatan dan mengatasi rasa tegang karena tampil pertama. Namun, saya berusaha tetap percaya diri dan memberikan yang terbaik,” ungkap Arini mengenai pengalamannya di Jakarta.
Keberhasilan Arini menembus batas bidang studi ini didasari oleh motivasi yang kuat untuk terus berkembang. Baginya, kompetisi adalah wadah untuk mengasah kreativitas dan menantang diri keluar dari zona nyaman. Ia memandang tema PAI bukan sebagai halangan bagi mahasiswa Ekonomi, melainkan sebagai peluang untuk mengeksplorasi ide-ide positif yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Arini memberikan pesan inspiratif bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya agar tidak ragu dalam berkarya “Cobalah untuk berani mencoba hal baru karena kompetisi justru bisa membuka peluang dan pengalaman yang tidak kita duga. Jangan takut salah atau merasa tidak mampu, yang penting mulai dulu. Setiap pengalaman di luar zona nyaman akan memberikan pelajaran berharga dan meningkatkan kepercayaan diri kita,” pungkasnya.

